Bank Mandiri Evaluasi Target Kredit & DPK 2026, Fokus Dana Murah
Muhammad Fikri
23 October 2026 20:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) masih mengevaluasi target pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir 2026 dengan mempertimbangkan realisasi kinerja, kondisi pasar, dan prospek bisnis. Perseroan memprioritaskan penyaluran kredit secara selektif, penghimpunan dana murah berbasis transaksi, serta penguatan digitalisasi untuk menjaga profitabilitas.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita W. Anggraini mengatakan, perseroan optimistis dapat menjaga kinerja hingga akhir tahun sejalan dengan pencapaian positif sampai dengan September 2026. Namun, target pertumbuhan tetap dievaluasi dengan mempertimbangkan keseimbangan antara ekspansi bisnis, kecukupan permodalan, dan kualitas aset.
“Target pertumbuhan terus kami evaluasi tentunya dengan mempertimbangkan realisasi kinerja, kondisi pasar, prospek dan juga tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kecukupan permodalan dan juga kualitas aset,” kata Novita dalam paparan publik Bank Mandiri, Jumat (23/10/2026)
Per September 2026, laba bersih konsolidasi Bank Mandiri mencapai Rp45,5 triliun, tumbuh 20,7% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan berbasis komisi atau fee-based income.
Novita mengatakan fee-based income Bank Mandiri tumbuh 13,75% secara tahunan menjadi Rp29,4 triliun. Pertumbuhan itu didorong oleh peningkatan transaksi digital melalui Livin' by Mandiri dan Kopra by Mandiri, serta transaksi perdagangan dan valuta asing.






























