Logo Bloomberg Technoz

PGE Catat Rekor Produksi Listrik Panas Bumi 4.114 GWh


PLTP Kamojang yang dioperasikan PT Pertamina Geothermal Energy di Garut. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
PLTP Kamojang yang dioperasikan PT Pertamina Geothermal Energy di Garut. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan rekor produksi listrik dari panas bumi sebesar 4.114 gigawatt hour (GWh) selama Januari hingga September 2026. Realisasi dari wilayah kerja yang dioperasikan sendiri tersebut mencapai 108,22% dari target sembilan bulan sebesar 3.801 GWh.

Produksi itu meningkat sekitar 9,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika PGE membukukan 3.747 GWh. Capaian tersebut memperlihatkan kinerja operasional perusahaan dalam menjaga keandalan pembangkit sekaligus mengoptimalkan aset panas bumi yang dikelola.

Realisasi produksi yang melampaui target menjadi modal bagi PGE untuk menjaga pertumbuhan bisnis hingga akhir tahun. Perusahaan juga berupaya mempertahankan keandalan pembangkit di tengah fokus mencapai target produksi tahunan sekitar 5.255 GWh.


Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan, perusahaan menjalankan strategi pertumbuhan dengan mengutamakan tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Rekor produksi ini menjadi pijakan yang kuat bagi kami. Kami optimistis dapat terus tumbuh secara disiplin, sehingga keunggulan operasional PGE memberi manfaat bagi pemegang saham, masyarakat, dan ketahanan energi Indonesia,” kata Ahmad Yani dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/10/2026).