Logo Bloomberg Technoz

KOMODITAS TAMBANG

Bahlil: Batu Bara Tembus US$154, Relaksasi Produksi Akan Dilanjut

Azura Yumna Ramadani Purnama
20 October 2026 10:00

Batubara dimuat ke tongkang di terminal yang dioperasikan oleh PT Bara Kumala Sakti di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian
Batubara dimuat ke tongkang di terminal yang dioperasikan oleh PT Bara Kumala Sakti di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan harga batu bara Indonesia dengan kalori tinggi dengan kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kilogram (kg) GAR bergerak di sekitar US$154/metrik ton (mt).

Bahlil memandang harga batu bara terus mengalami kenaikan, sehingga dirinya bakal terus melanjutkan peningkatan produksi melalui relaksasi kuota produksi terbatas.

“Hari ini [harga batu bara] mencapai US$154/ton untuk kalori 6.322 dan harapan kita memang adalah harganya bagus, produksinya kita naikkan. Sekarang kita tetap akan melakukan relaksasi terbatas untuk menjaga supply and demand,” kata Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/10/2026).


Bahlil menyatakan kebijakan relaksasi produksi batu bara secara terbatas tersebut diharapkan dapat mengkerek devisa negara.

“Kita juga ingin untuk dalam waktu dekat, kita ingin sekali untuk bagaimana devisa kita bisa masuk,” ujar Bahlil.