Pasar Bullish ke BBRI: Bisa Cuan 46%, JPMorgan Pasang Overweight
Redaksi
19 October 2026 11:19

Bloomberg Technoz, Jakarta - BPI Danantara memandang ada peluang besar di pasar saham Indonesia. Koreksi yang sudah cukup dalam membuat harga saham emiten unggulan makin atraktif.
“Kalau kita lihat valuasi dari perusahaan-perusahaan kita yang melantai di bursa, termasuk yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), valuasinya sangat boleh dikatakan rendah pada saat ini karena terjadinya koreksi,” tambahnya.” kata Rosan P Roeslani, CEO Danantara, akhir pekan lalu.
Sebagai catatan, Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini hingga 16 Oktober sudah turun lebih dari 40%. Valuasi IHSG dari pendekatan Price to Book Value (PBV) ada di 1,38 kali.
Valuasi IHSG lebih menarik ketimbang indeks Straits Times Singapura (1,8 kali), KLCI Malaysia (1,5 kali), dan PSEI (1,4 kali). Di level Asia, IHSG juga lebih ‘seksi’ ketimbang Nikkei 225 Jepang (1,89 kali), Shanghai Composite China (1,5 kali), Nifty 50 India (2,84 kali), atau KOSDAQ Korea Selatan (2,1 kali).
Salah satu saham unggulan yang patut menjadi perhatian di bursa Ibu Pertiwi adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Valuasi bank pelat merah ini sudah sangat menarik.





























