HARGA MINYAK
Rerata ICP Januari—Oktober Tembus US$92, Bahlil Lapor ke Prabowo
Azura Yumna Ramadani Purnama
20 October 2026 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) sepanjang Januari—Oktober 2026 mencapai US91—US92/barel.
Adapun, realisasi ICP sepanjang Januari—Oktober 2026 tersebut tercatat jauh lebih tinggi dari asumsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di level US$70/barel.
Bahlil mengungkapkan melaporkan realisasi ICP tersebut ke Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas yang digelar Senin (19/10/2026).
“Rata-rata sampai dengan dari Januari sampai dengan Oktober sekarang ICP kita di angka US91—US92/barel,” kata Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/10/2026).
Bahlil mengungkapkan pada awal pekan ini ICP bergerak di sekitar level US106—US105/barel, tetapi rata-rata tahun berjalan masih berada di sekitar US$92/barel.





























