Logo Bloomberg Technoz

2.604 Penerbangan Terdampak Asap Karhutla

Ibnu Affan
20 October 2026 09:20

Penumpang pesawat berjalan di selasar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (4/12/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Penumpang pesawat berjalan di selasar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (4/12/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perhubungan mencatat 2.604 penerbangan berjadwal dalam negeri terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 11 Agustus sampai 19 Oktober 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa mengatakan, kabut asap meluas ke sejumlah daerah, termasuk Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara, selain Kalimantan, Papua, dan Sumatera.

"Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan dan koordinasi lintas instansi untuk menjaga keselamatan operasional penerbangan," ujar Lukman dalam keterangan resminya, dikutip Senin Selasa (20/10/2026).


Secara terperinci, sebanyak 1.129 penerbangan mengalami keterlambatan (delay), 1.420 penerbangan dibatalkan atau ditunda (cancelled/postponed), 23 penerbangan dialihkan ke bandar udara lain (divert).

Kemudian, sebanyak 6 penerbangan kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base/RTB), serta 26 penerbangan dimajukan jadwalnya (advance).