Dari pembiayaan, lanjutnya, penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko utang yang kuat, sehingga dapat menjaga struktur utang pemerintah tetap sehat.
Di sisi lain, BI memperkuat kebijakan moneter melalui optimalisasi berbagai instrumen moneter. Dengan demikian, dapat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2,5±1% pada 2026-2027.
Koordinasi kebijakan Kemenkeu dan BI ditempuh melalui lima pilar sinergi kebijakan:
- Sinergi menjaga pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi instrumen kebijakan fiskal dan moneter.
- Sinergi memperkuat ketahanan sektor eksternal di tengah gejolak global, baik perdagangan internasional maupun aliran modal asing.
- Sinergi mengelola kecukupan likuiditas di pasar uang, perbankan dan perekonomian.
- Koordinasi kebijakan dalam pengendalian inflasi
- Koordinasi dalam upaya pendalaman pasar keuangan untuk mendukung transmisi kebijakan dan memperluas sumber pembiayaan ekonomi.
(lav)
No more pages




























