Logo Bloomberg Technoz

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kesepakatan yang telah dibangun sejak 2022. Pemanfaatan Candi Prambanan sebagai tempat peribadatan dan Tirtha Yatra umat Hindu terus berkembang, sementara Borobudur, Mendut, dan Pawon dimanfaatkan untuk kegiatan peribadatan dan Dharmayatra umat Buddha.

Pada 2024, Upacara Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan diperkirakan diikuti sekitar 10.000 umat. Pemanfaatan kawasan juga diperluas melalui Saka Yoga Festival ke-8 yang melibatkan lebih dari 500 peserta. Sementara itu, kegiatan keagamaan Buddha di Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon pada 2025 diikuti 33.556 peserta, termasuk umat dari luar negeri, meningkat dari 24.894 peserta pada 2024.

"Ke depan kami ingin Prambanan, Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon tidak hanya menjadi destinasi yang dikunjungi, tetapi menjadi pusat spiritualitas dunia, tempat umat beribadah dengan khidmat. Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian," ujar Nasaruddin.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan candi tidak hanya merupakan karya arsitektur, tetapi juga warisan yang mengandung nilai keagamaan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, akhlak, dan peradaban. Menurutnya, kawasan candi dapat menjadi ruang pertemuan antara agama, ilmu pengetahuan, budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Oleh karena itu, kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar seluruh umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk. Wisatawan dapat menikmati warisan sejarah dan warisan budaya dengan pengalaman yang penuh makna, sementara masyarakat sekitar, ekonomi daerah, bahkan ekonomi nasional dapat tumbuh," kata Pratikno.

Widiyanti berharap kerja sama tersebut menjadikan kawasan candi bukan sekadar bangunan peninggalan masa lalu, melainkan ruang inklusif dan berkelanjutan yang menghubungkan nilai spiritual, kebudayaan, pendidikan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat. Kerja sama juga mencakup fasilitasi pemanfaatan candi, promosi wisata religi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian candi sebagai cagar budaya dan warisan bangsa.

(dec/spt)

No more pages