Logo Bloomberg Technoz

Dia mengungkapkan kenaikan realisasi subsidi dan kompensasi dipengaruhi oleh pembayaran ke PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero), sebab saat ini pembayarannya dilakukan setiap bulan.

“Realisasi subsidi dan kompensasi sudah kita bayarkan Rp331,4 triliun dan pembayaran kompensasi dilakukan bulanan dan juga bisa dilakukan bulan ke PLN dan Pertamina. Tahun ini telah bayarkan Rp331 triliun ke PLN dan Pertamina yang lebih tinggi dari tahun lalu,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBNKita, Jumat (18/9/2026).

Subsidi energi dalam APBN 2026 ditetapkan senilai Rp210,1 triliun, dengan perincian anggaran subsidi Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) Solar dan kerosene mencapai Rp25,14 triliun; LPG tabung 3 Kg Rp80,26 triliun; dan listrik sebanyak Rp104,64 triliun.

Apabila digabungkan dengan anggaran kompensasi energi, maka anggaran subsidi dan kompensasi energi Indonesia pada 2026 dipatok senilai Rp381,3 triliun.

Berdasarkan volumenya, subsidi JBT Solar pada 2026 ditetapkan sebesar 18,64 juta kl. Sementara kuota subsidi LPG 3 Kg dalam APBN 2026 dipatok sebesar 8 juta ton.

Adapun, anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2027 dipatok senilai Rp272,9 triliun, naik sekitar 20,1% dibandingkan dengan outlook APBN 2026 yang dipagu Rp227,3 triliun.

Secara terperinci, anggaran subsidi JBT Solar dan minyak tanah (kerosene) dipatok sejumlah Rp28,7 triliun dalam RAPBN 2027 atau naik 8,71% dari outlook APBN 2026 senilai Rp26,4 triliun.

Lebih lanjut, pemerintah menegaskan bakal tetap memberikan subsidi terhadap JBT Solar senilai Rp1.000/liter, dengan kuota subsidi Solar dipatok sebanyak 19,56 juta kl dan minyak tanah sejumlah 539.000 kl.

Kemudian, anggaran subsidi LPG 3 Kg dicanangkan senilai Rp114,1 triliun, naik 26,22% dari outlook APBN 2026 yang dipagu Rp90,4 triliun.

Kuota subsidi LPG 3 Kg dalam RAPBN 2027 dicanangkan sebanyak 8,94 juta ton, naik 11,75% dari outlook APBN 2026 sebanyak 8 juta ton.

Sementara itu, subsidi listrik dalam RAPBN 2027 dipatok Rp130,1 triliun, naik 17,8% dibandingkan dengan outlook APBN 2026 yang ditetapkan Rp110,4 triliun.

(azr/wdh)

No more pages