Bidik Lapangan Migas Baru, Pertamina Jajaki Kerja Sama Eni

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pertamina memperluas penjajakan kerja sama dengan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi atau Eni. Pembahasan mencakup peluang kolaborasi di sektor hulu hingga hilir energi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina memperkuat kemitraan dengan perusahaan energi internasional. Kerja sama diharapkan dapat membuka ruang pengembangan bisnis sekaligus mendukung agenda ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan perusahaan terus membangun kolaborasi dengan mitra strategis, baik dari dalam maupun luar negeri. Penguatan kerja sama dilakukan untuk mengoptimalkan peluang di sepanjang rantai bisnis energi.
Salah satu agenda yang dibahas Pertamina dan Eni berkaitan dengan penguatan kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi (migas). Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu aspek yang dinilai penting untuk mendukung kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan.
“Eni merupakan mitra Pertamina yang mendukung pengembangan hulu hilir energi,” kata Oki, dalam Courtesy Meeting Pertamina dan Eni di Gedung Pertamina Club, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Pembahasan tidak hanya berfokus pada sektor hulu. Pertamina juga menjajaki pemanfaatan teknologi Eni dalam pengembangan sektor hilir, khususnya untuk memproduksi Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak nabati.
SAF menjadi salah satu area yang dibahas dalam konteks pengembangan energi yang lebih berkelanjutan. Pemanfaatan bahan baku berbasis minyak nabati dapat menjadi bagian dari pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan.
Eksplorasi Lapangan Baru Jadi Agenda Kolaborasi
Selain eksplorasi dan teknologi hilir, Pertamina dan Eni membahas peluang pengembangan maupun akuisisi lapangan eksplorasi baru. Penjajakan tersebut mencakup wilayah di Indonesia maupun peluang di luar negeri.
Kapabilitas Eni dalam mengembangkan lapangan migas laut dalam atau deepwater development di Indonesia menjadi salah satu pengalaman yang dapat mendukung rencana kolaborasi. Pengalaman tersebut dapat membuka peluang kerja sama dalam pengembangan wilayah kerja dengan karakteristik serupa.
Bagi Pertamina, kemitraan dengan perusahaan energi internasional dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas akses terhadap teknologi, pengalaman operasional, serta sumber daya manusia. Kolaborasi juga dapat diarahkan pada pengembangan aset baru yang memiliki potensi ekonomi.
Sementara itu, Eni melihat terdapat sejumlah peluang yang dapat dikembangkan bersama Pertamina. Kerja sama tersebut tidak hanya terbatas pada kegiatan energi di Indonesia, tetapi juga berpotensi diperluas ke pasar atau proyek di luar negeri.
Chief Operating Officer Global Natural Resources Eni Guido Brusco mengatakan pihaknya melihat peluang kolaborasi yang cukup luas dengan Pertamina. Pengembangan area atau lapangan baru menjadi salah satu kemungkinan yang dapat dibahas lebih lanjut.
“Melalui kegiatan ini Eni dan Pertamina bisa membuka kemungkinan upaya kolaborasi melalui pengembangan area atau lapangan baru. Tentunya hal ini didukung oleh keunggulan kompetitif berbasis teknologi dan sumber daya manusia yang kami miliki,” pungkas Guido.
Penjajakan kerja sama antara Pertamina dan Eni berlangsung di tengah kebutuhan pengembangan sumber energi dan teknologi baru. Pertamina sendiri tengah memperkuat berbagai lini bisnis untuk mendukung ketahanan energi sekaligus meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya.
Pada sektor hulu, eksplorasi menjadi salah satu area yang membutuhkan dukungan teknologi dan pengalaman. Pengembangan lapangan baru, termasuk lapangan dengan tingkat kompleksitas tinggi, membutuhkan kemampuan teknis serta investasi yang memadai.
Pengalaman Eni dalam pengembangan deepwater di Indonesia menjadi salah satu modal yang dapat dimanfaatkan dalam pembahasan kerja sama. Pengalaman tersebut berpotensi menjadi basis bagi pengembangan proyek baru apabila penjajakan berlanjut ke tahap berikutnya.
Di sektor hilir, teknologi untuk menghasilkan SAF berbasis minyak nabati menjadi area lain yang mendapat perhatian. Pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan menjadi bagian dari diversifikasi produk energi yang dapat dikembangkan melalui kerja sama teknologi.
Kerja sama hulu dan hilir juga memberikan ruang bagi Pertamina dan Eni untuk menggabungkan sumber daya yang dimiliki masing-masing perusahaan. Pertamina memiliki basis bisnis energi di Indonesia, sementara Eni membawa pengalaman internasional dan kapabilitas teknologi dalam pengembangan energi.
Pertemuan antara kedua perusahaan juga menunjukkan penjajakan kerja sama yang mencakup berbagai tahapan rantai nilai energi. Mulai dari eksplorasi dan pengembangan lapangan hingga teknologi pengolahan bahan bakar berkelanjutan.
Dari sisi Pertamina, penguatan hubungan dengan mitra internasional menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan portofolio. Peluang kerja sama dapat mencakup proyek domestik maupun ekspansi ke wilayah lain apabila terdapat kesesuaian aset dan kemampuan.
Pertamina dan Eni sebelumnya memiliki hubungan dalam pengembangan bisnis energi di Indonesia. Dengan adanya penjajakan terbaru, ruang kolaborasi berpotensi diperluas ke sejumlah bidang yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan energi masa depan.
Courtesy Meeting tersebut dihadiri Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza, Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha Pertamina Emma Sri Martini, Direktur Utama PHE Sunaryanto, serta jajaran manajemen terkait.
Dari pihak Eni, Chief Operating Officer Global Natural Resources Guido Brusco hadir bersama jajaran manajemen. Pertemuan tersebut menjadi forum untuk membahas peluang kerja sama dan kemungkinan pengembangan proyek energi bersama.
Pembahasan yang mencakup sektor hulu dan hilir menunjukkan bahwa penjajakan Pertamina dan Eni tidak hanya berorientasi pada pengembangan produksi migas. Teknologi, pengembangan lapangan baru, serta bahan bakar penerbangan berkelanjutan turut menjadi bagian dari agenda kolaborasi.
Jika diwujudkan dalam proyek konkret, kerja sama tersebut berpotensi mempertemukan pengalaman Eni dalam teknologi dan pengembangan energi dengan kapasitas Pertamina di pasar domestik. Namun, tahapan kerja sama selanjutnya tetap bergantung pada hasil kajian dan kesepakatan kedua perusahaan.
Bagi Pertamina, kemitraan strategis dengan Eni menjadi salah satu langkah untuk memperluas opsi pengembangan bisnis energi. Penjajakan tersebut sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi dan pengalaman internasional dalam mendukung pengembangan sektor energi nasional.































