The Fed akan merilis pernyataan setelah rapat pada pukul 14.00 waktu Washington pada Rabu, bersamaan dengan proyeksi ekonomi dan suku bunga terbaru. Warsh dijadwalkan menggelar konferensi pers 30 menit kemudian.
Kekhawatiran Gedung Putih
Kenaikan suku bunga dapat memicu kritik baru dari Gedung Putih. Bahkan pada Minggu, Trump kembali menyampaikan argumennya bahwa AS seharusnya memiliki biaya pinjaman terendah di dunia.
Trump secara signifikan mengurangi serangannya terhadap The Fed sejak menunjuk Warsh untuk menggantikan Jerome Powell sebagai gubernur. Trump bahkan menyebut Warsh mendapat tekanan dari pejabat The Fed lainnya untuk menaikkan suku bunga, yang dia tuduh “sangat politis.”
Namun, Warsh dalam pidatonya pada akhir Agustus menegaskan bahwa tekanan harga yang mendasari belum mengalami perbaikan berarti. Dia mengatakan The Fed masih memiliki “pekerjaan yang harus dilakukan” jika tidak mendapatkan kepastian baru bahwa inflasi berada di jalur menuju target bank sentral sebesar 2%.
Dua pekan kemudian, data menunjukkan inflasi inti—yang tidak memperhitungkan harga pangan dan energi—naik lebih tinggi dari perkiraan pada Agustus. Meskipun sebagian besar kenaikan tersebut didorong oleh lonjakan tarif layanan telepon nirkabel yang mencapai rekor, banyak analis mengatakan The Fed tidak dapat mengabaikan laporan tersebut setelah gagal mencapai target 2% selama lebih dari lima tahun.
Konferensi Pers
Pernyataan Warsh akan menjadi sorotan ketika dia menjawab pertanyaan para wartawan. Dalam kemunculannya setelah rapat pada 29 Juli, dia gagal memberikan penjelasan yang jelas mengenai keputusan The Fed mempertahankan suku bunga dan hanya memberikan sedikit gambaran mengenai pandangannya terhadap perekonomian. Hal itu memicu lonjakan imbal hasil obligasi jangka panjang serta gelombang kritik dari para pedagang dan ekonom.
Namun, pidato gubernur The Fed di Jackson Hole, Wyoming, bulan lalu tampaknya berhasil meredakan kekhawatiran investor. Kenaikan suku bunga pada Rabu dapat semakin memperbaiki dampak yang masih tersisa.
Para wartawan kemungkinan kembali mendesak gubernur The Fed untuk menjelaskan keputusan komite dan mencari petunjuk apakah satu kali kenaikan suku bunga dapat menjadi awal dari siklus kenaikan. Meskipun kecil kemungkinan dia memberikan sinyal yang jelas mengenai arah suku bunga selanjutnya, Warsh dapat kembali membuat investor frustrasi jika menolak menyampaikan pandangannya mengenai kondisi perekonomian saat ini.
Perbedaan Pendapat
Kekhawatiran di internal The Fed terus meningkat sepanjang tahun bahwa serangkaian faktor yang tampaknya bersifat sementara, termasuk tarif dan perang di Iran, berisiko membuat inflasi tinggi tertanam dalam ekspektasi masyarakat.
Tiga pejabat berbeda pendapat dalam rapat The Fed pada Juli dan mendukung suku bunga yang lebih tinggi. Kenaikan pada rapat kali ini juga dapat didukung beberapa kolega mereka yang sebelum laporan inflasi Agustus menyatakan membutuhkan perbaikan data harga untuk terus mempertahankan kebijakan saat ini.
Namun, keputusan bulat belum tentu tercapai. Gubernur The Fed Christopher Waller memberikan sinyal yang beragam mengenai pandangannya terhadap inflasi, sementara Gubernur The Fed New York John Williams mengatakan awal bulan ini masih terdapat bukti bahwa proses disinflasi terus berlangsung. Sejumlah ekonom juga memperkirakan Wakil Gubernur Pengawasan Michelle Bowman, yang dinilai memiliki kedekatan dengan Gedung Putih, dapat berbeda pendapat dan mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga.
Para pembuat kebijakan pekan ini juga akan menyerahkan proyeksi ekonomi dan suku bunga terbaru. Para ekonom dalam survei Bloomberg baru-baru ini memperkirakan proyeksi mereka terhadap tingkat pengangguran dan inflasi sebagian besar tidak berubah. Proyeksi suku bunga akan menunjukkan berapa banyak pejabat yang memperkirakan kenaikan suku bunga tambahan tahun ini.
Namun, proyeksi tersebut kemungkinan tidak akan mencakup pandangan Warsh, yang tidak berpartisipasi ketika para pejabat terakhir kali menyerahkan proyeksi pada Juni.
(bbn)





























