Sesi I
IHSG Turun 1,7%, Saham BYAN Jadi Laggard Terberat
Muhammad Julian Fadli
14 September 2026 13:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,7% di posisi 6.429 pada penutupan perdagangan Sesi I Senin (14/9/2026). Indeks Komposit ditekan performa negatif saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) hingga menjadi pemberat (laggard).
Sepanjang perdagangan IHSG terus–menerus terpeleset di zona merah. Adapun rentang perdagangan terjadi pada 6.543 hingga terdalam menyentuh 6.420.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp8 triliun dari 17,32 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi terjadi 1,19 juta kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 144 saham, dan 517 saham melemah. Sisanya 122 saham stagnan.
Penyebab IHSG Melemah
Saham–saham energi, saham barang baku, dan saham infrastruktur utamanya menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 3,06%, 2,87%, dan 2,62% begitu juga saham konsumen non primer drop 2,14%, disusul oleh pelemahan pada saham transportasi dengan melemah 1,97%.
Terungkap, berdasarkan data Bloomberg, melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps yang memiliki bobot besar terhadap Indeks terutama saham BYAN.
































