Logo Bloomberg Technoz

IHSG Dibuka Melemah di Awal Pekan, Tertekan Sentimen Global

Muhammad Julian Fadli
14 September 2026 09:33

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (14/9/2026), dibuka melemah. Hingga pukul 9.20 WIB, indeks kehilangan 89 poin (1,36%) menyentuh level 6.452.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai dua puluh menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 6,53 miliar saham dengan nilai transaksi Rp3,06 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 422.259 kali.

Sebanyak 462 saham melemah, dan 149 saham masih menguat. Sementara, 119 saham tidak bergerak.


Untuk perdagangan hari ini, Senin (14/9/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut, IHSG melanjutkan tren melemah dari perdagangan sebelumnya yang disertai net foreign sell Rp2,31 triliun di pasar reguler.

Tekanan Indeks Komposit terutama berasal dari kenaikan harga minyak yang kembali menembus US$100/barel serta meningkatnya kehati-hatian investor menjelang pertemuan rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September, dengan probabilitas kenaikan Fed Rate 25 bps telah mencapai 85%+; stance yang lebih hawkish.