Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Net Sell di Sepanjang Tahun 2026, Cek Daftarnya

Muhammad Julian Fadli
14 September 2026 10:55

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sepanjang tahun 2026 investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) mencapai Rp71,41 triliun pada perdagangan saham di pasar modal Indonesia.

Seiringan dengan manuver jual, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rgelincir hebat di zona merah dengan penurunan mencapai 25% di posisi 6.455 pada perdagangan tahun berjalan hingga Senin (14/9/2026).

Pelemahan IHSG sepanjang tahun ini terjadi di tengah sentimen memanasnya konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang sama sekali tidak menunjukkan asa damai, di mana baik Washington maupun Teheran tidak menunjukkan itikad untuk mundur atau membuka ruang perundingan baru.


Efek langsungnya, harga minyak mentah melejit menuju lonjakan 80% pada tahun 2026, dengan harga West Texas Intermediate hingga berada di atas US$104 per barel. Adapun harga Brent melesat di atas US$108 untuk kesekian kalinya, memperparah risiko gangguan hingga memicu kecemasan akan potensi kenaikan suku bunga acuan. 

10 saham dengan nilai net sell bersih terbesar, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2026.

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp31,04 triliun
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp12,63 triliun
  3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp11 triliun
  4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp9,43 triliun
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp7,38 triliun
  6. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp5,24 triliun
  7. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp2,94 triliun
  8. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp2,77 triliun
  9. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp2,03 triliun
  10. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp2,01 triliun