Logo Bloomberg Technoz

Kopdes di Hutan hingga Kuburan, Siapa yang Tanggung Jawab?

Merinda Faradianti
14 September 2026 13:20

Menko Pangan & Ketua Satgas KDKMP Zulkifli Hasan saat sambutan mengenai Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Rabu (25/6/2025). (Bloomberg Technoz)
Menko Pangan & Ketua Satgas KDKMP Zulkifli Hasan saat sambutan mengenai Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Rabu (25/6/2025). (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudistira turut menyoroti viral mengenai sejumlah Kopdes yang berdiri di wilayah hutan, laut, hingga area kuburan/permakaman. Bhima menilai ada perebutan kepentingan antara desa dengan pemerintah pusat: terkait dana desa.

Bhima menilai kondisi tersebut terlihat dari sejak pemilihan lokasi pembangunan KDMP itu sendiri. Ia mengatakan, sebagian kepala desa menggunakan tanah desa yang tersedia, meski lahan tersebut tidak selalu sesuai untuk kegiatan operasional koperasi.

Seperti diketahui, Stranas PK mengungkap temuan sebanyak 16.374 lokasi Kopdes berada di Kawasan hutan, dan sebanyak 102 unit Kopdes Merah Putih di Sungai/Danau. Stranas PK, melalui unggahan di kanal resmi Instagramnya juga menyebut sebanyak 118 Kopdes Merah Putih berada di laut.


Dugaan 'perang kepentingan' tersebut berlanjut, dengan kenyataan bahwa belum ada Kopdes yang lolos verifikasi dan validasi (verval) oleh apparat daerah. Kepala desa, dianggap melihat KDMP berpotensi mengancam porsi dana desa.

“Sebagian mengambil tanah kas desa yang sebenarnya sawah produktif, lapangan olahraga hingga tanah yang aksesnya sulit. Kepala desa melihat kehadiran KDMP mengancam porsi dana desa. Jadi ada balas dendam kepala desa yang membuat lokasi KDMP bermasalah,” ujar Bhima kepada Bloomberg Technoz, Senin (14/9/2026).