Logo Bloomberg Technoz

Pembayaran bunga utang yang lebih tinggi—yang sebagian disebabkan oleh kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah AS (Treasury)—telah membebani anggaran.

Biaya bunga bersih selama 11 bulan hingga Agustus mencapai $1 triliun; angka ini melampaui belanja pertahanan dan semua kategori utama lainnya, kecuali Jaminan Sosial (Social Security) serta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (yang mengelola Medicare).

Data departemen menunjukkan bahwa tingkat suku bunga rata-rata obligasi pemerintah yang dapat diperdagangkan (marketable Treasuries) naik menjadi 3,48% pada akhir Agustus.

Angka ini lebih tinggi lebih dari 2 poin persentase dibandingkan lima tahun lalu, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring jatuh temponya surat berharga berbunga rendah dan keharusan Departemen Keuangan melakukan pembiayaan kembali (refinancing) dengan biaya yang lebih tinggi.

Suku Bunga dan Pengembalian Dana

Kekhawatiran yang meningkat mengenai inflasi, serta langkah Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk meredamnya, telah mendorong imbal hasil obligasi ke tingkat tertinggi dalam beberapa tahun terakhir pada pekan ini.

Imbal hasil obligasi tenor dua tahun sempat mencapai 4,66% pada Jumat, sementara tingkat bunga obligasi tenor 10 tahun menyentuh angka 4,98%.

Belanja untuk Jaminan Sosial dan Medicare juga terus meningkatkan pengeluaran federal.

Program-program yang disebut sebagai program tunjangan wajib (entitlement programs) ini menghadapi tantangan berupa peningkatan jumlah pensiunan yang terus-menerus, sementara Kongres enggan untuk memangkas manfaat maupun menaikkan iuran pekerja.

Dalam beberapa bulan terakhir, pengembalian dana tarif (bea masuk) turut menambah besaran defisit.

Hal ini terjadi menyusul putusan Mahkamah Agung pada bulan Februari yang menyatakan bahwa sebagian besar kenaikan tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump hingga saat itu adalah ilegal.

Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan optimismenya bahwa sebagian besar aliran pendapatan bea masuk sebelumnya akan pulih seiring dengan langkah pemerintah menerapkan pungutan impor baru berdasarkan undang-undang lain.

Setelah mencatat penurunan bersih bea masuk selama tiga bulan berturut-turut, bulan Agustus justru mencatatkan pemasukan positif sebesar US$12,8 miliar, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.

Pada Februari, Congressional Budget Office (CBO) memperingatkan bahwa rasio utang AS terhadap produk domestik bruto (PDB) diperkirakan akan melampaui rekor 106% yang tercatat pada tahun 1946—tepat setelah Perang Dunia II—menjelang 2030.

Salah satu indikator utang publik AS yang beredar telah menembus rekor angka US$40 triliun pada bulan lalu.

Seruan Trump untuk meningkatkan belanja pertahanan serta usulan baru untuk memberikan cek senilai US$5.000 kepada setiap warga negara AS dewasa—jika Partai Republik berhasil mempertahankan kendali atas Kongres dalam pemilihan umum bulan November—makin memperkuat kekhawatiran bahwa tidak ada keinginan kuat di Washington untuk melakukan pengetatan anggaran.

Kendati demikian, Bessent telah berjanji untuk memaparkan rencana konsolidasi fiskal dalam beberapa minggu atau bulan mendatang; ia menyebutkan bahwa rencana tersebut sedang disusun bersama dengan Direktur Anggaran Gedung Putih, Russ Vought.

(bbn)

No more pages