Logo Bloomberg Technoz

Inalum Tepis Efek El Niño, Alumina Kuala Tanjung Pakai Jalur Laut

Sabrina Mulia Rhamadanty
12 September 2026 09:30

Fasilitas pencucian bauksit atau washed bauxite./Bloomberg-Paulo Fridman
Fasilitas pencucian bauksit atau washed bauxite./Bloomberg-Paulo Fridman

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memastikan operasional fasilitas Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, tetap berjalan lancar di tengah ancaman kemarau karena El Niño.

Chief Financial Officer (CFO) Inalum Ken Permana menjelaskan perusahaan tetap menerima pasokan alumina secara normal untuk diproses menjadi aluminium di pabrik peleburan aluminium smelter Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara.

Inalum memanfaatkan moda transportasi laut dari Pelabuhan Kijing menuju Kuala Tanjung. Langkah ini dinilai efektif untuk memitigasi dampak kekeringan akibat El Niño yang sering kali memicu penyusutan volume air sungai.


“Untuk smelter kita di Sumut, alumina dikirim lewat laut dari Mempawah ke Kuala Tanjung via Pelabuhan Kijing," pungkas Ken kepada Bloomberg Technoz, Jumat (11/9/2026).

Tumpukan alumina di ruang penyimpanan pabrik aluminium./Bloomberg-Nick Paleologos

Jalur Darat