Investor Asing Net Sell Hampir Rp2 Triliun Jadi Sebab IHSG Turun
Muhammad Julian Fadli
11 September 2026 08:22

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 10 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 88,86 poin (1,33%) di posisi 6.589. Jadi salah satu sebab bearish IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp1,95 triliun di perdagangan saham seluruh pasar.
Di pasar reguler, investor asing net sell Rp747,51 miliar.
Adapun investor asing net sell terbesar di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp549,71 miliar. Imbas tertekan aksi jual, saham BBCA melemah 1,53% di posisi Rp6.425/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp549,71 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp218,85 miliar
- PT Indosat Tbk (ISAT) Rp142,78 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp72,7 miliar
- PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp69,59 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp58,98 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp42,51 miliar
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp36,42 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp25,88 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp22,64 miliar
Sementara itu, investor asing net buy terbesar di saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp301 miliar. Terdorong tren pembelian, saham ANTM menguat 2,19% hingga berada di posisi Rp3.270/saham.


























