Tambang Weda Bay Nickel Kembali Beroperasi Usai Stop 4 Bulan
Redaksi
10 September 2026 17:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Weda Bay Nickel (PT WBN) kembali memulai operasional tambangnya di Halmahera Tengah, Maluku Utara, setelah memperoleh persetujuan dari Pemerintah Indonesia.
Tambang perusahaan patungan Tsingshan Group (China), Eramet (Prancis), dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ini sebelumnya mengentikan operasionalnya untuk sementara masa pemeliharaan selama empat bulan.
"Dimulainya kembali kegiatan penambangan secara bertahap oleh PT WBN dengan dukungan dari para kontraktornya. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama proses dimulainya kembali kegiatan ini," ungkap Eramet dalam pengumumannya, Kamis (10/9/2026).
Eramet menjelaskan bahwa waktu pelaksanaan peningkatan aktivitas (ramp-up) akan bergantung pada kemampuan PT WBN untuk memobilisasi kembali kontraktor dan peralatan, menyusun ulang rencana penambangan tahunan, serta menyelesaikan pekerjaan administratif terkait.
Oleh karenanya, pada tahap ini, PT WBN belum bisa memberikan estimasi yang akurat mengenai volume produksi dan penjualan bijih nikel, maupun kadar nikel yang dapat dicapai untuk sisa tahun 2026.































