Logo Bloomberg Technoz

El Ninõ, Ekspor Batu Bara RI pada Agustus Drop 23,34% YoY

Redaksi
10 September 2026 17:50

Pengapalan batu bara di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian
Pengapalan batu bara di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekspor batu bara Indonesia mengalami penurunan, sebab sungai Barito dan Mahakam yang menjadi jalur pelayaran kapal tongkang pengangkut batu bara mengalami pendangkalan dan kekeringan imbas fenomena El Niño.

Melansir Shanghai Metals Market (SMM), Kamis (10/9/2026), ekspor batu bara RI melalui jalur laut tercatat sebesar 36,10 juta ton pada Agustus 2026, turun 23,34% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 6,54% secara bulanan (month-to-month).

Volume ekspor menurun selama tiga bulan berturut-turut hingga mencapai level terendah pada Agustus dalam lima tahun terakhir.


Tren pengiriman ke negara-negara tujuan utama bervariasi: ekspor ke China dan India masing-masing mencapai 14,47 juta ton dan 7,10 juta ton—naik 1,26% dan 12,01% secara bulanan—sedangkan pengiriman ke Filipina dan Vietnam turun masing-masing sebesar 26,38% dan 21,58%.

Dalam laporan Argus Media dijelaskan bahwa terjadi penurunan kedalaman sungai yang membatasi pergerakan batu bara dari lokasi tambang menuju terminal ekspor.