EOR & Sumur Rakyat Dinilai Bukan Solusi Instan Lifting Minyak RI
Sabrina Mulia Rhamadanty
10 September 2026 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas) mengingatkan pemerintah agar tidak bergantung pada program enhanced oil recovery (EOR) dan produksi minyak dari sumur rakyat sebagai solusi untuk mengerek capaian lifting.
Terlebih saat produksi siap jual (lifting) minyak pada 2027 dinaikkan menjadi 612.000 barel per hari (bph) dari target 610.000 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di level 610.000 bph.
Ketua Komite Investasi Aspermigas Moshe Rizal mengungkapkan, untuk mengatasi penurunan produksi minyak nasional (decline rate), dibutuhkan pendekatan yang jauh lebih realistis.
Menjadikan EOR dari sumur tua atau sumur rakyat sebagai sebagai tumpuan target lifting dalam waktu singkat menurutnya adalah ekspektasi yang keliru.
"Kita harus realistis. EOR dan pengelolaan sumur rakyat memang punya potensi untuk menambah volume produksi, tetapi dampaknya tidak bisa dirasakan secara mendadak atau instan. Keduanya butuh proses, teknologi, dan investasi yang tidak sedikit," ujar Moshe saat dihubungi, Kamis (10/9/2026).






























