Logo Bloomberg Technoz

Skala Buyback Menkeu AS Gagal Tahan Lonjakan Yield Treasury

News
10 September 2026 08:30

Menteri Keuangan Scott Bessent
Menteri Keuangan Scott Bessent

Greg Ritchie dan Alexandra Harris - Bloomberg News

Bloomberg, Langkah tak biasa Menteri Keuangan AS Scott Bessent untuk memperbesar skala program pembelian kembali (buyback) surat utang pemerintah justru tersendat pada Rabu (9/9/2026). Pengumuman mengenai besaran nilai operasi perdana yang diperluas tersebut terbukti tidak mampu menahan penurunan pasar obligasi.

Rencana Departemen Keuangan AS untuk membeli kembali surat utang jangka panjang hingga US$6 miliar—tiga kali lipat dari jumlah yang diumumkan bulan lalu—gagal memikat pasar surat utang pemerintah AS senilai US$32 triliun, di tengah lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran terhadap inflasi yang terlalu tinggi.


Harga surat utang AS (Treasury) melanjutkan penurunan setelah pernyataan pembelian kembali dari Departemen Keuangan, dengan imbal hasil obligasi tenor 10 tahun naik hingga 4,85%. Bessent berupaya menurunkan imbal hasil tersebut sejak menjabat tahun lalu, tetapi kini angkanya masih berada di sekitar level tertinggi sejak 2023.

Pelaku pasar meningkatkan perkiraan terhadap operasi buyback pada Kamis setelah Bessent secara terbuka menyebut potensi pembelian lebih dari US$4 miliar, meningkat dari batas awal US$2 miliar yang telah dijadwalkan. Namun, pengumuman sebesar US$6 miliar gagal memberikan efek “kejutan” yang diharapkan investor, kata Steven Zeng, ahli strategi di Deutsche Bank AG.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS. (Sumber: Bloomberg)