Logo Bloomberg Technoz

Dinkes Sleman Ungkap Hasil Investigasi Keracunan MBG di Turi

Redaksi
09 September 2026 12:00

Siswa menyantap MBG di SDN Kebayoran Lama Selatan 11, Jakarta. Selasa (21/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa menyantap MBG di SDN Kebayoran Lama Selatan 11, Jakarta. Selasa (21/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr.Khamidah Yuliati mengatakan, berdasarkan hasil investigasi bersama FETP UGM ditemukan dari 261 responden terdapat 35 orang yang mengalami keluhan kesehatan, sementara 226 orang tidak mengalami keluhan. Dari jumlah tersebut, 204 responden tercatat mengonsumsi MBG.

Keluhan yang paling banyak ditemukan adalah pusing dan sakit perut, masing-masing 86 persen, disusul mual 69 persen, sakit kepala 66 persen, lemah 54 persen, dan muntah 34 persen.

Berdasarkan hasil PE sementara, terdapat 1 pasien yang menjalani rawat inap di RSUD Sleman hingga pukul 20.30 WIB. Sebanyak 19 orang menjalani rawat jalan, tujuh orang berobat mandiri, dan sembilan orang tidak menjalani pengobatan.


Kasus terbanyak berdasarkan hasil PE sementara ditemukan di SMPN 3 Turi, yakni 30 kasus dari 162 responden.

dr. Yuli juga menjelaskan, hasil analisis epidemiologi terhadap lima menu MBG belum menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Menu bola-bola sapi goreng memiliki ukuran asosiasi paling tinggi, tetapi belum dapat dinyatakan sebagai penyebab kejadian.