Iran Tegaskan Siap Hadapi Perang Lebih Sengit dengan AS
News
10 September 2026 07:20

Bloomberg News
Bloomberg, Iran siap menghadapi perang yang lebih intens dan akan meningkatkan serangan balasan jika Amerika Serikat (AS) terus menyerang wilayah dan infrastrukturnya, menurut seorang pejabat senior Republik Islam Iran.
Teheran tidak berniat mundur menghadapi blokade angkatan laut AS dan serangan terhadap kapal-kapal tanker minyaknya, kata pejabat tersebut yang meminta identitasnya dirahasiakan karena membahas masalah sensitif. Tekanan ekonomi mungkin semakin meningkat, tetapi para pemimpin negara itu memandang perang dengan AS sebagai ancaman eksistensial yang membuat mereka merasa tidak memiliki banyak pilihan selain terus bertempur.
Pernyataan itu muncul ketika permusuhan antara AS dan Iran menunjukkan sedikit tanda-tanda mereda, dengan perang kini memasuki bulan ketujuh. Dalam semalam, Washington mengatakan salah satu kapal perangnya harus menghindari serangan Iran dan sebagai balasan menghancurkan lima kapal tanker energi Republik Islam. Teheran kemudian menembakkan sekitar 20 rudal ke sebuah pangkalan udara di Yordania yang digunakan AS serta menyerang kapal-kapal Angkatan Laut AS lainnya dan beberapa kapal komersial.
Pada Rabu, Donald Trump meremehkan kekhawatiran mengenai kenaikan harga minyak dan perang yang menurutnya akan berakhir dalam beberapa pekan. Ia tetap menggambarkan Iran sebagai pihak yang telah lumpuh dengan mengatakan kepada wartawan, “Saya pikir perang akan berakhir segera setelah pemilihan karena mereka tidak bisa bertahan lebih lama.” Pemilihan paruh waktu Kongres AS akan berlangsung pada November.































