Mackenzie mencatat premi harga tembaga COMEX di atas harga LME sempat berkisar antara US$400 hingga US$600 selama musim panas. "Jadi, membeli material yang tidak terdaftar di CME dengan acuan harga LME mungkin justru lebih murah bagi pengguna akhir."
Dua sumber industri yang menangani tembaga Kongo mengonfirmasi material tersebut diberi harga berdasarkan acuan LME. Sumber pertama mengatakan logamnya biasanya dijual dengan diskon sebesar US$550 hingga US$800 per ton untuk menutupi biaya pengangkutan.
Kualitas tembaga dari Kongo telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga lebih diterima oleh konsumen AS, ujar sumber kedua, seraya menambahkan bahwa para pembelinya mencakup pabrik batang tembaga dan produsen pipa tembaga.
Seiring dengan mengalirnya pasokan dalam jumlah besar ke AS, impor tembaga China dari Kongo turun sebesar 4,3% dalam tujuh bulan pertama 2026, meski pangsa pasar Kongo pada periode tersebut meningkat lima poin persentase menjadi 44,7%.
Pada Juli saja, impor China dari Kongo tercatat sebesar 95.778 ton dengan pangsa pasar 39,4%—angka terendah sejak Oktober tahun lalu—kendati Kongo tetap menjadi pemasok utama dengan selisih yang jauh.
(ros)































