Di Balik Booming Smelter Aluminium: Beban Emisi China Geser ke RI
Azura Yumna Ramadani Purnama
08 September 2026 10:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Sejumlah pakar energi menilai langkah China melakukan investasi smelter aluminium secara besar-besaran di Indonesia berisiko membuat terjadinya pergeseran beban emisi karbon dari Negeri Panda ke Tanah Air.
Managing Director Energy Shift Institute Putra Adhiguna memandang masifnya pembangunan smelter aluminium asal China di Indonesia berpotensi menciptakan fenomena carbon outsourcing, yakni pergeseran beban emisi dari China ke Indonesia seiring berpindahnya aktivitas produksi.
Putra menegaskan konsumsi energi dan emisi karbon dari produksi aluminium sangat besar, terlebih smelter aluminium asal China tersebut diprediksi bakal menggunakan sumber energi dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara.
“Betul. Dengan pembatasan pembangunan produksi aluminium di China seolah terjadi ‘outsourcing’ emisi ke negara seperti Indonesia karena konsumsi energi dan emisi dari produksi aluminium sangat besar,” kata Putra ketika dihubungi, Selasa (8/9/2026).
Putra menilai Indonesia harus berhati-hati untuk menjaga standar industri aluminium yang tinggi dan menuntut pendalaman industri aluminium yang dalam, tidak seperti yang terjadi di industri hilir nikel.






























