Berdasarkan hasil pemantauan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC), menyampaikan forecast bahwa sebaran abu vulkanik masih diperkirakan terjadi sampai dengan pukul 23.10 UTC atau 06.10 WIB pada tanggal 8 September. Arah abu tersebut bergerak dominan ke arah barat dengan kecepatan 10 nots dengan intentitas tetap. Sementara, abu vulkanik pada lapisan tinggi hingga 50.000 kaki telah terlepas dari sumber erupsi dan bergerak ke arah barat daya.
Namun, BMKG menyebut sisa abu dari erupsi belum sepenuhnya hilang. Sebagian masih terpantau menyebar ke sekitar wilayah terdampak. Informasi ketinggian dan prakiraan sebaran ini disusun berdasarkan citra satelit dan model dispersi.
"Kami ingin memastikan betul, mengingat bahwa sebagaimana kemarin terjadi perubahan dari angin yang semula bergerak ke arah timur dari barat kemudian bergerak ke arah timur," tutur Dudy. "Kami ingin memastikan itu sebelum kami membuka kembali Bandara Soekarno-Hatta atau bandara yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau."
Sebelumnya, hingga saat ini, masih terdapat tujuh Bandara yang ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB. Ketujuh Bandara itu adalah Bandara tersebut yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Radin Inten II, Lampung; Bandara Budiarto, Banten; Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta; Bandara Pondok Cabe, Banten; Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Lampung; Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat.
(ibn/frg)






























