Logo Bloomberg Technoz

209 Penerbangan di Soetta Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau

Ibnu Affan
06 September 2026 08:15

Penumpang pesawat berjalan di selasar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (4/12/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Penumpang pesawat berjalan di selasar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (4/12/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Operasioal Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara pada 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB menyusul adanya potensi sebaran abu vulkanik (volcanic Ash) dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan data penerbangan pada periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB, terdapat 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Soetta yang dibatalkan (cancel).

Jumlah tersebut terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo. Gelombang pembatalan dan penyesuaian jadwal tersebut secara akumulatif juga merugikan 22.798 penumpang yang gagal terbang sesuai jadwal.


"Penutupan sementara ini merupakan langkah mitigasi dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan," ujar Yudistiawan, Asisten. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam keterangannya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap penumpang yang terdampak, Bandara Soekarno-Hatta telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang. Bandara juga menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel, melalui koordinasi dengan maskapai.