Logo Bloomberg Technoz

Dinamika janji Deputi Gubernur Federal Reserve Christopher Waller untuk suku bunga tetap, membuat arus masuk dana kembali terjadi di instrumen ETF Bitcoin spot, meski sejumlah pihak masih tak cukup yakin karena pergerakannya masih inkonsisten.

“Arus [dana] masuk yang didorong oleh berita kebijakan tertentu yang tidak didukung oleh momentum pasar yang lebih luas sering kali bertepatan dengan titik balik lokal,” kata Glassnode seperti dikutip Jumat (4/9/2026).

Gubernur Fe Kevin Warsh pada simposium Jackson Hole pekan lalu diketahui mencoba meyakinkan publik bahwa pihaknya mungkin akan menaikkan suku bunga lagi jika inflasi tetap tinggi. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menetapkan kebijakan dijadwalkan akan bertemu pada 15 dan 16 September.

Di masa depan pergerakan besar peluang pergerakan pada kisaran US83.000 dan US$86.000 pada posisi jual, menurut Glassnode. Ini artinya, aset kripto ini tetap berada di bawah zona di mana investor diperkirakan akan mengambil keuntungan.

“Likuiditas yang rendah saat ini berarti bahwa perubahan kecil dalam sentimen seperti ini dapat menimbulkan dampak yang sangat besar,” kata Adam McCarthy, kepala riset LO:TECH.

“Pergerakan yang bertahan di atas US$82.000, didukung oleh arus masuk ETF yang konsisten dan pendanaan yang terkendali, akan memberikan konfirmasi yang lebih kuat bahwa pasar siap untuk kenaikan berikutnya,” kata Lacie Zhang, analis riset di Bitget Wallet, dikutip dari Bloomberg News.

Penting menjadi catatan, betul bahwa kenaikan terbaru memberi Bitcoin kesempatan kembali untuk mempertahankan level yang berulang kali gagal dalam jangka panjang.

(red)

No more pages