Logo Bloomberg Technoz

Layarnya dilindungi Gorilla Armor 2 dan memiliki fitur baru bernama Privacy Display. Fitur tersebut memungkinkan layar dibuat lebih sulit dilihat oleh orang dari sisi samping.

Sementara pengguna yang melihatnya secara langsung tetap dapat melihat tampilan dengan jelas. Samsung juga memungkinkan pengguna menyembunyikan bagian tertentu pada layar, termasuk notifikasi atau pesan.

Dari sisi performa, Galaxy S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dibuat khusus untuk perangkat Galaxy. Samsung juga meningkatkan kemampuan pengisian daya kabel menjadi 60W, naik dari 45W pada generasi sebelumnya.

Kapasitas baterainya masih 5.000 mAh, lebih kecil dibandingkan sejumlah pesaing dari China yang mulai menawarkan baterai 6.000 mAh atau bahkan lebih besar.

Perangkat memiliki kamera utama 200 MP, beberapa pilihan pembesaran kamera, S Pen, Samsung DeX untuk pengalaman seperti komputer, sistem Android yang matang, serta dukungan perangkat lunak jangka panjang. Galaxy S26 Ultra dibanderol mulai US$1.299,99 atau sekitar Rp21,4 juta.

Oppo Find X9 Ultra

Oppo Find X9 Ultra menjadi pilihan kedua dan terutama menarik bagi pengguna yang mengutamakan kemampuan kamera. Oppo menggabungkan empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 200 MP, kamera telefoto periskop 200 MP, kamera telefoto periskop 50 MP, dan kamera ultrawide 50 MP.

Keunggulan Find X9 Ultra tidak hanya terletak pada jumlah megapiksel, Oppo menggabungkan seluruh kamera tersebut ke dalam sistem Hasselblad Master Camera. Tujuannya untuk menghasilkan karakter warna dan tampilan foto yang lebih konsisten ketika pengguna berpindah dari satu kamera ke kamera lainnya.

Oppo juga membekali perangkat dengan layar LTPO AMOLED 6,82 inci yang mendukung penyegaran 120Hz. Untuk daya, Find X9 Ultra memiliki baterai 7.050 mAh, salah satu kapasitas terbesar di kelas flagship.

Pengisian kabelnya mencapai 100W sehingga pengguna tidak perlu terlalu lama menunggu baterai terisi. Find X9 Ultra dibanderol mulai US$1.499 atau sekitar Rp24,7 juta.

Xiaomi 17 Ultra

Xiaomi 17 Ultra menjadi pilihan lain bagi pengguna yang mengutamakan fotografi. Kamera utamanya menggunakan sensor berukuran 1 inci dari OmniVision yang dilengkapi teknologi LOFIC.

Teknologi tersebut dirancang untuk membantu kamera menangkap rentang tingkat cahaya yang lebih luas, terutama ketika sebuah foto memiliki bagian sangat terang dan sangat gelap secara bersamaan.

Xiaomi juga membekali ponsel dengan kamera telefoto periskop 200 MP yang dikembangkan bersama Leica. Kolaborasi tersebut tidak hanya berupa penyematan merek Leica, tetapi melibatkan perusahaan kamera asal Jerman tersebut sejak tahap pengembangan kamera.

Kombinasi tersebut membuat Xiaomi 17 Ultra diarahkan untuk menghasilkan foto yang lebih baik dalam kondisi minim cahaya, mengambil objek dari jarak jauh, serta menghadapi kondisi pencahayaan yang sulit.

Di luar kamera, Xiaomi 17 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan layar LTPO AMOLED 6,9 inci dengan penyegaran 120Hz. Baterainya berkapasitas 6.800 mAh. Pengisian cepat kabel mencapai 90W, sementara pengisian nirkabel mencapai 80W. Untuk pasar Inggris, Xiaomi 17 Ultra dibanderol £1.299 atau sekitar Rp29 juta.

Google Pixel 11 Pro XL

Google Pixel 11 Pro XL menawarkan pendekatan yang berbeda dibandingkan flagship Samsung, Oppo, dan Xiaomi.

Google tidak berusaha memenangkan persaingan hanya melalui jumlah megapiksel atau kemampuan perangkat keras. Pixel lebih mengandalkan pengolahan gambar, kecerdasan buatan, dan pengalaman perangkat lunak.

Pixel 11 Pro XL menggunakan layar AMOLED QHD+ berukuran 6,8 inci dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.600 nit. Performanya ditopang cip Tensor G6 dan cip keamanan Titan M3.

Untuk kamera, perangkat memiliki kamera utama 50 MP, ultrawide 48 MP, serta telefoto 48 MP dengan pembesaran optik 5 kali. Google juga memperkenalkan fitur kamera bernama Magic Capture.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna merekam video seperti biasa, kemudian ponsel menggunakan kecerdasan buatan untuk menyajikan gambar-gambar spontan dari momen yang terekam.

Salah satu perubahan yang cukup menarik adalah kapasitas RAM. Pixel 11 Pro XL kini dimulai dengan RAM 12 GB, turun dari 16 GB pada model tahun sebelumnya. Google memberikan dukungan perangkat lunak selama tujuh tahun. Pixel 11 Pro XL dibanderol mulai US$1.299 atau sekitar Rp21,4 juta untuk model dengan penyimpanan 256 GB.

iPhone 17 Pro Max

iPhone 17 Pro Max menjadi pilihan utama bagi pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Apple. Perangkat ini menggunakan bodi aluminium dan sistem pendingin ruang uap guna membantu mengendalikan suhu saat ponsel menjalankan tugas berat.

Performanya ditopang cip A19 Pro, layarnya menggunakan panel Super Retina XDR OLED berukuran 6,9 inci dengan ProMotion hingga 120Hz dan tingkat kecerahan luar ruangan hingga 3.000 nit.

Apple juga menggunakan Ceramic Shield 2 dan cip nirkabel N1 yang mendukung Wi-Fi 7 serta Bluetooth 6. Pada sektor kamera, iPhone 17 Pro Max memiliki tiga kamera 48 MP untuk kamera utama, ultrawide, dan telefoto. Sistem tersebut mendukung pembesaran hingga 8 kali.

Apple juga mengklaim perangkat mampu bertahan hingga 39 jam untuk pemutaran video. Pengisian daya semakin cepat dengan adaptor 40W, yang memungkinkan baterai mencapai 50% dalam sekitar 20 menit. iPhone 17 Pro Max dibanderol mulai US$1.199 atau sekitar Rp19,8 juta untuk penyimpanan 256 GB.

(ain)

No more pages