Trafik Penerbangan Loyo, InJourney Baca Kecemasan Maskapai
Ibnu Affan
03 September 2026 17:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airport mencatatkan kinerja operasonal sepanjang 2025 hingga semester I-2026 yang belum impresif di tengah tren penurunan trafik penumpang pesawat udara domestik maupun internasional.
Direktur Utama Muhamad Rizal Pahlevi mengatakan penurunan tersebut juga tak lain berasal dari keterbatasan kapasitas penerbangan yang tecermin dari penurunan jumlah armada dari 433 unit pada 2024 menjadi hanya 368 unit di 2025.
"Secara pergerakan, salah satunya, geopolitik sangat berpengaruh. Harga avtur juga. Saya kira ini satu isu yang juga dikeluhkan oleh airlines," ujar Rizal dalam rapat bersama Komisi VI DPR di Gedung Parlemen, Kamis (3/9/2026).
Berdasarkan data perusahaan, jumlah pergerakan pesawat sepanjang tahun lalu juga turun 0,2% secara tahunan (yoy) menjadi 1,19 juta dari semula sebanyak 1.913 juta pergerakan. Kemudian, jumlah penumpang juga turun 1% yoy menjadi 158 juta orang dari 160 juta orang. Hanya angkutan kargo yang naik 1% menjadi 1,53 juta ton dari 1,51 juta ton.
Kemudian, sepanjang semester I-2026, perusahaan mencatat sebanyak 577 ribu pegerakan atau masih naik sekitar 1% dari tahun sebelumnya. Sementara, jumlah penumpang masih susut sekitar 2% menjadi 74 juta dari sebelumnya yang masih 76 juta orang.

































