Logo Bloomberg Technoz

Tim tersebut mengatakan apa yang disampaikan liga kepada mereka secara pribadi berbeda dengan laporan publik yang dirilis pada Rabu.

“Kami bermaksud menentang temuan dan sanksi ini dengan sekuat tenaga melalui setiap jalur yang tersedia bagi kami dan menantikan proses arbitrase yang etis dan tidak memihak,” kata Clippers dalam pernyataannya.

Liga mengatakan Clippers pernah melakukan aktivitas sponsorship serupa dengan pemain lain dan pada 2015 mendenda tim tersebut US$250.000. Menurut laporan NBA, Ballmer dan pimpinan tim lainnya kemudian menjalani pelatihan.

“Saya sangat kecewa dengan pelanggaran terang-terangan terhadap aturan kami serta kegagalan institusional dan kepemimpinan Clippers yang menyebabkan pelanggaran ini,” kata Komisaris NBA Adam Silver dalam sebuah pernyataan. “Beratnya sanksi mencerminkan seriusnya pelanggaran tersebut.”

Leonard mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia menandatangani kesepakatan sponsorship dengan Aspiration Partners, Boingo Wireless, Daktronics, dan Lockton Insurance “tanpa mengetahui adanya niat dari siapa pun untuk mengakali batas gaji.”

“Integritas dan rasa hormat terhadap permainan ini merupakan bagian mendasar dari diri saya. Saya bertanggung jawab penuh atas kelalaian dalam mengambil keputusan yang dilakukan orang-orang di lingkaran terdekat saya dan menyesalkan gangguan yang ditimbulkan situasi ini bagi para penggemar dan keluarga saya,” kata Leonard, yang bermain sebagai forward.

Pengumuman sanksi tersebut menyusul investigasi independen selama berbulan-bulan yang dilakukan Wachtell, Lipton, Rosen & Katz. Investigasi itu menemukan “pola pelanggaran dan sejumlah pelanggaran aturan yang signifikan,” menurut NBA.

Menurut laporan tersebut, Clippers mendorong perusahaan-perusahaan eksternal untuk membuat kesepakatan sponsorship dengan Leonard dengan menawarkan peluang bisnis bersama tim serta membayarkan pengeluaran pribadi untuk pemain All-Star tersebut dan para perwakilannya.

Wachtell Lipton melakukan 73 wawancara dengan 60 orang, termasuk Ballmer dan sejumlah eksekutif tim. Para penyelidik juga meninjau lebih dari 200.000 halaman dokumen dari organisasi dan individu terkait, menurut laporan tersebut. Para penyelidik masih terus menerima informasi yang relevan.

Perjanjian kerja bersama (collective bargaining agreement/CBA) NBA dengan serikat pemain tidak mengizinkan tim memperkenalkan pemain kepada calon mitra bisnis pihak ketiga. Klub juga tidak diperbolehkan merekomendasikan, memulai, memfasilitasi, atau membantu hubungan bisnis pemain di luar lapangan.

Clippers sebelumnya menyepakati pertukaran Leonard ke Toronto Raptors pada awal tahun ini. Namun, kesepakatan tersebut ditunda sementara kedua tim menunggu hasil investigasi.

Pernyataan Leonard menunjukkan bahwa ia memperkirakan pertukaran tersebut kini akan dilanjutkan setelah investigasi berakhir. “Saat saya kembali ke Toronto, fokus saya adalah pada hal-hal yang dapat saya kendalikan, menutup bab ini dan melangkah maju dengan lembaran baru yang bersih,” katanya.

Ballmer membeli Clippers pada Agustus 2014 seharga US$2 miliar, yang saat itu merupakan rekor harga untuk sebuah tim NBA. Penjualan tersebut terjadi setelah pemilik sebelumnya, Donald Sterling, melontarkan pernyataan rasialis yang direkam dan dipublikasikan oleh TMZ.

Mantan CEO Microsoft Corp. tersebut merupakan pemilik terkaya di NBA dengan selisih jauh. Kekayaannya mencapai US$173,5 miliar, menurut Bloomberg Billionaire Index. Pemilik dengan kekayaan paling mendekati Ballmer adalah Miriam Adelson dan keluarganya, yang memiliki Dallas Mavericks, dengan kekayaan mencapai US$40,6 miliar.

Ballmer telah menginvestasikan miliaran dolar ke dalam tim, termasuk membangun Intuit Dome senilai US$2 miliar, arena NBA termahal yang pernah dibangun. Leonard bergabung dengan Clippers pada 2019 karena ingin bermain bersama forward Paul George. Untuk mewujudkan duet tersebut, tim menukar Shai Gilgeous-Alexander, Danilo Gallinari, dan lima pilihan draft putaran pertama.

Meski Clippers lebih sukses di bawah kepemilikan Ballmer, tim tersebut belum mampu mencapai Final NBA dan menjadi waralaba tertua kedua di liga yang belum pernah memenangkan gelar juara.

(bbn)

No more pages