Logo Bloomberg Technoz

AS Lancarkan Serangan Baru, Iran Balas Serang Pangkalan Militer

News
02 September 2026 05:20

Kapal tanker di Selat Hormuz. (Bloomberg)
Kapal tanker di Selat Hormuz. (Bloomberg)

Kate Sullivan, Grant Smith dan Eltaf Najafizada - Bloomberg News

Bloomberg, Amerika Serikat (AS) melancarkan gelombang serangan baru terhadap sejumlah target di Iran, sementara Republik Islam tersebut mengatakan telah melakukan serangan balasan. Aksi saling serang antara kedua pihak pun kembali meningkat tajam.

Donald Trump mengatakan serangan AS merupakan aksi balasan atas upaya Iran memasang ranjau di Selat Hormuz serta serangan sebelumnya terhadap sebuah pangkalan militer. Dia memperingatkan akan ada lebih banyak serangan jika Teheran memberikan respons.


Dalam beberapa jam, Iran mengatakan pasukannya telah melancarkan “operasi tegas” terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan tersebut, demikian dilaporkan kantor berita semi-resmi Tasnim. Teheran mengatakan telah menembakkan rudal ke sebuah pangkalan AS di Yordania. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan pertempuran terbaru tersebut “hanya semakin memperketat blokade di Selat Hormuz,” demikian dilaporkan IRIB.

Harga minyak kembali naik setelah kabar serangan tersebut, dengan minyak mentah WTI melonjak menembus US$90 per barel. Kontrak berjangka gas alam Eropa yang menjadi acuan melonjak ke level tertinggi sejak Januari 2023. Eskalasi terbaru ini terjadi sehari setelah kedua pihak kembali saling melancarkan serangan untuk pertama kalinya dalam sekitar satu bulan.