Sementara itu, pasar surat utang mengirim sinyal yang lebih nyaring. Yield sebagian besar tenor siang ini kembali terkerek naik di hampir semua tenor.
Melansir data Bloomberg, yield tenor 1 tahun naik 3,3 basis poin (bps) ke 6,8%, tenor 2 tahun naik 3,9 bps menjadi 6,71%, tenor 4 tahun naik 4,9 bps ke 6,89% dan tenor 5 tahun naik 2,3 bps ke 6,9%. Sedangkan tenor yang lebih panjang seperti tenor acuan 10 tahun naik 2,4 bps menjadi 7,04%.
Hanya tenor 13 tahun, 18 tahun, dan 20 tahun yang masih mencatat penurunan yield. Itu pun hanya tipis di kisaran 0,2-0,8 bps dengan yield berada di 7,1%.
Meski inflasi Agustus masih berada dalam sasaran BI, investor tampaknya tak mau mengabaikan adanya kemungkinan bahwa tekanan harga akan semakin persisten, terlebih pergerakan harga minyak mentah kini kembali terkerek naik ke US$91,3/barel.
(riset/aji)

































