Logo Bloomberg Technoz

Sebanyak 330 saham menguat, dan 165 saham melemah. Sementara, 218 saham tidak bergerak.

Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Selasa (1/9/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji resistance 6.550, sentimen analisis teknikal, Indeks Komposit berhasil mempertahankan struktur bullish dan bergerak di atas MA–20 di level 6.397. 

Terlebih lagi, “Jika mampu breakout dan bertahan di atas 6.550, peluang penguatan lanjutan semakin terbuka,” papar BRI Danareksa.

Dari sisi fundamental, pasar akan mencermati inflasi Agustus dengan konsensus 3,13% year–on–year/yoy, core inflation 2,80%, PMI manufaktur 50,5, serta neraca perdagangan Juli yang diestimasikan defisit US$600 juta. Data tersebut akan menjadi perhatian untuk melihat kondisi ekonomi domestik dan ruang kebijakan BI ke depan.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah WIFI, ESSA, dan DSNG.

Lebih jauh dari pasar global, Phintraco Sekuritas menyebut, serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran terus memanas, yang memicu kenaikan harga minyak (lagi). Jika harga minyak bertahan di level tinggi, berpotensi akan kembali mendorong kenaikan laju inflasi. Ditambah dorongan The Fed yang mengisyaratkan akan lebih memfokuskan diri menurunkan inflasi menuju target Bank Sentral. 

Hal ini semakin meningkatkan ekspektasi The Fed berpotensi meningkatkan suku bunga pada pertemuan September mendatang. 

“Para investor juga mencermati pertemuan para menteri keuangan, gubernur Bank Sentral, dan pejabat lainnya dari negara-negara G20 di Asheville, Carolina Utara (1/9/2026) setempat. Selain itu, investor akan memantau serangkaian rilis data ekonomi untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter AS, termasuk data Non–Farm Payrolls yang akan diumumkan pada hari Jumat,” mengutip analisis Phintraco pagi hari ini.

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah JSMR, GGRM, BULL, ELSA, ESSA, dan TLKM.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya Bursa Wall Street seiring kembali memanasnya geopolitik di Timur Tengah dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu naiknya harga komoditas energi berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.470–6.415 dan resistance 6.580–6.635,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham BBNI, BBRI,  ESSA, MEDC, EXCL, dan AALI.

Terlebih lagi Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang kembali meningkat, mendorong kenaikan harga minyak, kenaikan yield obligasi di beberapa negara mengurangi attractiveness dari saham, kembali melemahnya nilai tukar rupiah, serta masih keluarnya dana asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah SSIA, ADMR, dan BBRI.

(fad)

No more pages