Logo Bloomberg Technoz

Harga Ayam dan Cabai Melesat, Begini Ramalan Inflasi Agustus

Hidayat Setiaji
31 August 2026 11:17

Pedagang merapihkan cabai merah besar dan cabai keriting merah di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (10/7/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pedagang merapihkan cabai merah besar dan cabai keriting merah di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (10/7/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Laju inflasi Indonesia pada Agustus diperkirakan terakselerasi. Kenaikan sejumlah harga pangan sepertinya menjadi penyebab percepatan inflasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data inflasi periode Agustus esok hari, Selasa (1/9/2026). Konsensus yang dihimpun Bloomberg menghasilkan median proyeksi inflasi Agustus di 0,2% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/yoy).

Jika terwujud, maka sedikit terakselerasi ketimbang Juli yang sebesar 0,14% mtm.


Harga pangan kemungkinan menjadi pendorong inflasi Agustus. Mengutip catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan.

Beras, misalnya. Sepanjang Agustus, harga beras hanya turun di provinsi Sulawesi Selatan sebesar 0,35%.