Logo Bloomberg Technoz

Hijau dan menguatnya IHSG merupakan efek secara langsung dari melesatnya sejumlah saham big caps.

Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Senin (31/8/2026).

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menopang 8,8 poin
  2. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menopang 3,05 poin
  3. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menopang 2,8 poin
  4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menopang 2,78 poin
  5. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menopang 2,65 poin
  6. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menopang 2,07 poin
  7. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menopang 1,95 poin
  8. PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) menopang 1,83 poin
  9. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menopang 1,41 poin
  10. PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) menopang 1,39 poin

Adapun saham–saham unggulan LQ45 turut menjadi pendorong penguatan IHSG, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melonjak 6,59% dan saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) juga melesat 5,69%. Sama halnya, saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) juga lompat hingga 3,96%.

Disusul oleh penguatan saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang menguat 3,31%, saham PT XLSmart Tbk (EXCL) melesat 1,81%, dan saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang mencetak penguatan 1,57%.

Mengutip analis Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup menguat 0,11% di level 6,525.48 pada penutupan perdagangan Senin (31/8/2026), setelah hampir sepanjang perdagangan Indeks Komposit tergelincir di teritori negatif. 

Dengan penutupan hari ini, IHSG mencatat penguatan 4,64% month–to–month/mtm selama bulan Agustus 2026, biarpun masih melemah 24,53% year–to–date/ytd pada periode Januari–Agustus 2026. 

Secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas level MA–5 dan stochastic RSI membentuk indikasi reversal di area pivot. Namun histogram positif MACD melemah. 

“Sehingga diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran level 6,450-6,570 pada perdagangan Selasa (1/9/2026),” papar Phintraco dalam catatan terbarunya, Senin.

Adapun, Panin Sekuritas menuturkan analisis serupa, IHSG berhasil ditutup di zona hijau, bertahan di atas support MA–20 dan MA–50 di level 6.339–6.399.

“Selanjutnya IHSG harus mampu breakout resistance 6.567, sehingga terbuka peluang melanjutkan penguatan menutup gap 6.705,” terang Panin.

(fad)

No more pages