Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Bidik PLTS 100 GW Rampung 3 Tahun, Ada 6 Tantangannya

Sabrina Mulia Rhamadanty
26 August 2026 08:50

Panel surya Sun Cable (Sumber: Bloomberg)
Panel surya Sun Cable (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai target penyelesaian program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) oleh Presiden Prabowo Subianto kurang dari tiga tahun dapat terealisasi apabila pemerintah secara konsisten mengeksekusi enam langkah prioritas hingga 2029.

Chief Executive Officer IESR Fabby Tumiwa menegaskan pencapaian target 100 GW membutuhkan arsitektur implementasi nasional yang kuat, konsisten, serta memiliki kepastian hukum.

“Untuk bisa berhasil program ini memerlukan arsitektur implementasi nasional yang kuat, konsisten, dan memiliki kepastian hukum. Pemerintah perlu segera menetapkan kepemimpinan program yang mempunyai kewenangan melakukan koordinasi lintas kementerian, PLN, pemerintah daerah, industri, lembaga pembiayaan, serta pelaku usaha,” kata Fabby saat dihubungi, Rabu (26/8/2026). 


Guna memastikan tercapainya target PLTS 100 GW pada 2029, IESR merekomendasikan enam langkah prioritas yang harus segera dijalankan pemerintah. 

Proyeksi Realistis Pacu PLTS. Sumber: IESR dan AESI, Infografis: Bloomberg BusinessweeK Indonesia

Pertama, pemerintah perlu menerbitkan peraturan presiden (perpres) sebagai payung hukum yang mengatur penetapan target, pembagian peran, koordinasi, pembiayaan, pengadaan, serta prinsip transparansi.