Logo Bloomberg Technoz

Survei Bloomberg: Ekonomi RI Tumbuh Sekitar 5% Sampai Akhir 2026

Redaksi
28 August 2026 14:56

Pedagang hp ponsel atau smartphone menunggu pembeli di Jakarta, Rabu (1/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pedagang hp ponsel atau smartphone menunggu pembeli di Jakarta, Rabu (1/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonomi Indonesia diperkirakan membaik dan tidak kehilangan pijakannya, setelah mengalami perlambatan pada kuartal II-2026.

Namun begitu, ekonomi Ibu Pertiwi juga belum menunjukkan adanya akselerasi tinggi. Sebab, di balik optimisme itu juga tersemat indikator bahwa pemulihan ekonomi domestik masih dibayangi oleh persoalan di pasar keuangan, terutama terkait rupiah dan pasar surat utang. 

Melansir data Bloomberg Economic Survey edisi Agustus, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan berada di level 5% pada kuartal III-2026, sebelum melambat menjadi 4,86% pada kuartal IV-2026. Namun, angka 4,86% tersebut masih lebih tinggi daripada proyeksi survei bulan sebelumnya yang sebesar 4,58%. 


Memasuki 2027, proyeksi pertumbuhan juga mengalami perbaikan. Pertumbuhan kuartal I-2027 diperkirakan mencapai 4,95%, naik cukup signifikan dari proyeksi sebelumnya yang hanya 4,5%. Bahkan pada kuartal III dan IV-2027, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 5,2%.

Meski demikian, optimisme itu belum menandakan bahwa ekonomi Indonesia akan memasuki fase akselerasi yang kuat. Rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 hanya direvisi tipis dari 5,1% menjadi 5,11%. Sementara itu, proyeksi pertumbuhan tahu. depan tetap berada di 5%.