BI Rate Ditahan, BI Tempuh Jalur Non-Suku Bunga Demi Pertumbuhan
Redaksi
20 August 2026 11:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga BI Rate di level 5,75%, sambil terus menebar perluasan insentif lindung nilai untuk menarik aliran modal asing ke Indonesia.
Kebijakan yang ditempuh BI dengan menjaga stabilitas mata uang tanpa menaikkan BI Rate didorong oleh iklim perekonomian domestik yang membutuhkan dukungan untuk tumbuh lebih baik.
Pertumbuhan ekonomi tercatat melambat menjadi 5,29% pada kuartal II-2026, dari 5,61% pada kuartal I-2026. Dengan menahan BI Rate, sejatinya BI sedang memberi ruang tumbuh bagi perekonomian Indonesia yang sempat disebut kehilangan momentum pada kuartal II-2026 ini.
"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18-19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate menjadi sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility menjadi sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility menjadi sebesar 6,5%," papar Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara BI, dalam Konferensi Pers usai RDG.
Destry menambahkan, keputusan ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya dampak gejolak global dan mencapai sasaran inflasi pada tahun 2026-2027 serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
































