Logo Bloomberg Technoz

Adapun penawaran hunian secara pre-sales ini diungkapnya diperkuat melalui booth-booth Danantara Housing Expo 2026 yang menyajikan informasi terkait produk hunian hingga skema kredit pemilikan rumah (KPR) di sejumlah pusat perbelanjaan.

"Jadi itu sudah dilakukan dalam bentuk tadi pre-sale-nya, itu sebabnya sudah dapat angka Rp500 miliar, yang mana merupakan jumlah yang luar biasa juga di saat seperti ini," ujar Rohan. 

Untuk diketahui saja, pameran hunian yang digagas oleh badan pengelola kekayaan negara ini diklaim jadi yang terbesar sebab menghadirkan lebih dari 100 ribu unit hunian di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan 130 developer; 12 developer BUMN dan selebihnya adalah swasta. 

Di sisi lain, skema yang pembiayaan yang dilakukan mulai dari uang muka (DP) 1%, suku bunga atau margin mulai 2,75%, tenor hingga 30 tahun, serta angsuran berjenjang mulai dari Rp1 jutaan.  

"Dan juga kami memberikan bebas administrasi dan provisi. Dan ini diseregamkan di seluruh Himbara. Jadi pembeli gak usah terlalu khawatir di bank mana akan bertransaksi," kata Rohan.

Dari sisi Himbara sendiri, Direktur Consumer Banking PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Aris Hartanto mengungkapkan BRI sendiri telah mencatat potensi pengajuan KPR sekitar Rp180 miliar hingga saat ini dalam rangkaian Danantara Housing Expo.

Sehingga berkaca pada hal tersebut, ia memastikan sekiranya target yang dipatok untuk masing-masing Himbara berada di kisaran Rp200 miliar. 

"Jadi kalau di target mungkin Rp200 miliar lah per Himbara, kurang lebih seperti itu ya. Nah perkiraan saya bank-bank lain, Himbara yang lain kurang lebih angkanya sama ya." "Tapi sebenarnya kalau saya lihat tidak hanya masalah target ya, tapi semangatnya untuk memberikan akses kehunian untuk semua segmen," pungkasnya. 

Sebagai catatan saja, segmen hunian yang ditawarkan Danantara Housing Expo ini meliputi MBR dan Non-MBR dengan produk hunian  tapak hingga apartemen. 

(ain)

No more pages