Logo Bloomberg Technoz

Saham Big Caps & Rupiah Menguat Jadi Pendorong Penguatan IHSG

Muhammad Julian Fadli
20 August 2026 17:50

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (20/8/2026). Terlebih penguatan IHSG menjadi yang terbaik di Bursa Asia, terdorong penguatan nilai tukar rupiah yang amat positif di pasar spot hingga jadi yang paling menguat sejak Juni lalu.

Pada tutup dagang Kamis (20/8/2026), IHSG ditutup di posisi 6.501,58, usai keberhasilan menguat 1,68% dan 107,46 poin dibanding hari sebelumnya.

IHSG Penutupan Sesi II pada Kamis 20 Agustus 2026 (Bloomberg)

Posisi tertinggi IHSG hari ini menyentuh 6.514,67 sedang terendahnya sempat di posisi 6.444. Volume perdagangan melibatkan 78,69 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp15,8 triliun, dan frekuensi 2,28 juta kali diperjualbelikan.


Sebanyak–banyaknya 452 saham yang menguat. Sedang masih ada 190 saham melemah dan 150 saham lainnya enggan melaju alias stagnan.

Bursa Asia lainnya turut menguat, senada dengan IHSG. KOSPI (Korea Selatan), KOSDAQ (Korea Selatan), NIKKEI 225 (Jepang), PSEi (Filipina), TOPIX (Jepang), Hang Seng (Hong Kong), Shenzhen Comp. (China), SENSEX (India), TW Weighted Index (Taiwan), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), KLCI (Malaysia), Shanghai Comp. (China), CSI 300 (China), dan SETI (Thailand), yang berhasil menguat masing–masing 5,89%, 1,99%, 1,36%, 1,31%, 1,18%, 0,82%, 0,81%, 0,79%, 0,48%, 0,44%, 0,31%, 0,24%, 0,09%, dan 0,01%.