Logo Bloomberg Technoz

Pekan lalu, pimpinan perusahaan pemasaran minyak negara Irak mengatakan bahwa ekspor negara tersebut melalui jalur perairan sempit itu telah meningkat menjadi sekitar 2 juta barel per hari pada Agustus.

Muatan yang dikirim ke China mencakup jenis Basrah Heavy dan Basrah Medium, di mana pihak penjual antara lain Cnooc Ltd asal China dan sejumlah perusahaan perdagangan global lainnya. Beberapa kargo Basrah Medium terjual dengan premi sedikit di bawah US$10 per barel dibandingkan harga acuan Dubai untuk pengiriman sampai di tujuan (basis delivered), tambah mereka.

Rongsheng dan Cnooc belum menanggapi permintaan komentar.

Sejumlah perusahaan turut membantu mendistribusikan minyak mentah Irak ke pelanggan global, termasuk Vitol Group, TotalEnergies SE, dan Abu Dhabi National Oil Co.

Berbeda dengan Adnoc dari Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, Irak tidak terlibat langsung dalam pengiriman minyak mentahnya sendiri. Sebagai gantinya, produsen tersebut memilih memberikan diskon untuk mendorong pihak lain agar mengangkut minyak mentah tersebut keluar dari Teluk Persia.

Minyak mentah Irak ini dapat membantu menutupi kekurangan pasokan bagi sejumlah kilang minyak China.

Ekspor minyak Arab Saudi yang dibeli berdasarkan kontrak jangka panjang mungkin akan tetap rendah bulan depan akibat kendala logistik dalam pengiriman minyak mentah dari Laut Merah, sementara kilang-kilang minyak China juga gagal memperoleh pasokan dalam tender Adnoc baru-baru ini.

(bbn)

No more pages