Logo Bloomberg Technoz

Saat IHSG Merah, Investor Asing Malah Borong Barang

Muhammad Julian Fadli
20 August 2026 08:48

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 19 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan koreksi 55,7 poin (0,86%) di posisi 6.394. Diam–diam, investor asing melakukan aksi borong saham.

Berseberangan dengan merahnya IHSG, investor asing justru melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp933,53 miliar di perdagangan saham seluruh pasar. Namun, di pasar reguler investor asing masih net sell Rp488,49 miliar.

Adapun investor asing net buy terbesar pada saham PT Timah Tbk (TINS) mencapai Rp158,86 miliar. Terdorong tren pembelian, saham TINS menguat 3,85% hingga berada di posisi Rp4.050/saham.

Penutupan Saham TINS pada Rabu 19 Agustus 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin:

  1. PT Timah Tbk (TINS) Rp158,86 miliar
  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp57,35 miliar
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp48,25 miliar
  4. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) Rp23,98 miliar
  5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp13,11 miliar
  6. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Rp10,79 miliar
  7. PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) Rp10,52 miliar
  8. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp10,47 miliar
  9. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) Rp9,61 miliar
  10. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp9,23 miliar

Sementara itu, investor asing net sell terbesar di saham PT Astra International Tbk (ASII) mencapai Rp73,16 miliar. Imbas tekanan jual di pasar, saham ASII melemah 1,25% di posisi Rp4.730/saham.

Penutupan Saham ASII pada Rabu 19 Agustus 2026 (Bloomberg)