Logo Bloomberg Technoz

Memahami Desil yang Jadi Cara Pemerintah Ukur Kesejahteran Rakyat

Pramesti Regita Cindy
20 August 2026 12:10

Ilustrasi Kemiskinan. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi Kemiskinan. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Beberapa waktu belakangan ini masyarakat ramai mempertanyakan status desil dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau DTSEN Kementerian Sosial (Kemensos). 

Hal ini lantaran terdapat sejumlah masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak berubah, tetapi status desilnya berubah. Sehingga dengan berubahnya status desil ini tentu akan berpengaruh terhadap akses sejumlah program pemerintah.

Lantas sebenarnya apa itu desil? Desil merupakan ukuran statistik yang membagi sekumpulan data yang mana dalam konteks sosial-ekonomi di Indonesia digunakan oleh pemerintah untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan kelurga atau masyarakat.


Adapun pemerintah mengelompokkan kesejahteraan masyarakat ini melalui angka 1-10, di mana, desil 1 mencakup 10% masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah dan menjadi kelompok prioritas utama, termasuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem. 

Selanjutnya, desil 2 mencakup 11%-20% terbawah yang berada dalam kategori kesejahteraan sangat rendah, sedangkan desil 3 mencakup 21%-30% terbawah yang tergolong memiliki kesejahteraan rendah atau rentan.