Logo Bloomberg Technoz

Ambisi RI Turunkan Biaya Logistik Dari 14% Menjadi 10% PDB

Pramesti Regita Cindy
24 September 2026 08:30

Kegiatan perdagangan di Pelabuhan Sunda Kelapa (Photographer: Dimas Ardian/Bloomberg)
Kegiatan perdagangan di Pelabuhan Sunda Kelapa (Photographer: Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan biaya logistik RI dapat ditekan hingga menjadi 10% dari biaya logistik yang saat ini masih berada di angka 14%.

Airlangga bilang, penurunan biaya logistik tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat perekonomian nasional.

Sebab penguatan investasi, konektivitas, dan efisiensi logistik menjadi penting di tengah kondisi ekonomi global yang masih rentan meskipun outlook 2027 diperkirakan membaik.


"Kita ketahui logistik angkanya sekitar 14%, kalau kita targetkan 10% saja, maka itu akan perbaikan terhadap perekonomian nasional yang deltanya 4%. Jadi itu mungkin salah satu low hanging fruit (target realistis) yang harus kita kejar," kata Airlangga dalam Antara Business Forum dikutip Kamis (24/9/2026).

Airlangga mengatakan saat ini terus mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 6% dan dalam jangka menengah mencapai 8% pada 2029.