Logo Bloomberg Technoz

Respons Pasar Usai BI Tetapkan BI Rate 5,75%

Redaksi
19 August 2026 14:40

Karyawan menghitung mata uang rupiah di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung mata uang rupiah di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Respons pasar positif setelah mendengar keputusan suku bunga acuan BI Rate yang disampaikan Bank Indonesia (BI) pada Rabu (19/8/2026). 

Rupiah di pasar spot menguat 0,13% ke Rp17.834/US$. Begitu juga di pasar offshore, rupiah terapresiasi 0,25% ke Rp17.874/US$. Penguatan rupiah terjadi usai Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. 

Rupiah di pasar spot menguat usai BI mempertahankan BI Rate 5,75%. (Bloomberg)

Sementara, Indeks Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 0,58% dan melemah ke 6.411, melanjutkan pelemahan yang terjadi sepanjang sesi perdagangan hari ini. 


“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18-19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate menjadi sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility menjadi sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility menjadi sebesar 6,5%,” papar Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara BI, dalam Konferensi Pers usai RDG.

Destry menambahkan, keputusan ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya dampak gejolak global dan mencapai sasaran inflasi pada tahun 2026-2027 serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.