Logo Bloomberg Technoz

Arah IHSG Usai Perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-81

Cahya Puteri Abdi Rabbi
18 August 2026 07:00

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (18/8/2026). Sejumlah sentimen domestik, mulai dari pertumbuhan ekonomi, realisasi investasi hingga restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berpotensi menjadi katalis pergerakan pasar.

"IHSG diperkirakan akan menguji level 6.450-6.480,” kata Phintraco Sekuritas dalam risetnya pada Selasa (18/8/2026).

Dari dalam negeri, sentimen pasar datang dari pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026 lalu. Presiden menyampaikan realisasi investasi telah mencapai Rp1.010 triliun pada semester I-2026 dan menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.


Pada periode yang sama, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% secara tahunan dan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6% pada akhir 2026.

Phintraco menilai pencapaian investasi dan target pertumbuhan tersebut dapat menjadi sentimen positif bagi sejumlah sektor apabila investasi mulai memberikan efek berganda terhadap konsumsi dan penyaluran kredit. Perbankan, konsumsi, industri, dan konstruksi menjadi sektor yang berpotensi mendapatkan manfaat.