Logo Bloomberg Technoz

Posisi Investor Asing Kala IHSG Merah

Muhammad Julian Fadli
02 October 2026 08:25

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 1 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan kehilangan 61,64 poin (1,02%) di posisi 6.009,5.

Seiringan tren pelemahan IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp241,86 miliar pada perdagangan saham seluruh pasar. Di pasar reguler investor asing net sell Rp240,44 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp68,48 miliar. Kala tertekan aksi jual, saham BMRI enggan melaju dan flat di posisi Rp4.010/saham.

Penutupan Saham BMRI pada Kamis 1 Oktober 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Kamis (1/10/2026):

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp68,48 miliar
  2. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp68,25 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp41,11 miliar
  4. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp39,26 miliar
  5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp38,95 miliar
  6. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp36,11 miliar
  7. PT Indosat Tbk (ISAT) Rp34,83 miliar
  8. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp27,91 miliar
  9. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp26,29 miliar
  10. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp22,76 miliar

Sementara itu, investor asing net buy terbesar pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencapai Rp79,13 miliar. Terdorong tren pembelian, saham DSSA menguat 4,67% hingga berada di posisi Rp1.120/saham.

Penutupan Saham DSSA pada Kamis 1 Oktober 2026 (Bloomberg)