Logo Bloomberg Technoz

Bank-bank komersial China kemungkinan akan mempertahankan suku bunga LPR, untuk bulan ke-15 secara beruntun pada Kamis (20/8/2026). Bank Sentral China (PBOC) telah mempertahankan suku bunga acuan sejak pemangkasan 10 basis poin (bps) pada Mei 2025. 

"Namun, dengan aktivitas ekonomi yang melemah, kami memperkirakan PBOC akan memangkas suku bunga sebesar 10 basis poin dalam satu atau dua bulan ke depan, yang kemungkinan akan diikuti oleh pemangkasan LPR," sebut Ekonom Bloomberg, David Qu, dalam catatannya. 

Bloomberg memperkirakan, pada Agustus, LPR tenor satu tahun, yang menjadi acuan pinjaman korporasi tetap di 3%. Sementara itu, LPR lima tahun, yang menjadi acuan kredit properti dan hipotek, diperkirakan bertahan di 3,5%.

Rangkaian data ini akan menjadi ukuran seberapa kuat momentum pemulihan ekonomi China, sekaligus memberikan gambaran mengenai kebutuhan stimulus lebih lanjut dari Beijing.

Bagi Indonesia, puncak perhatian berada pada pengumuman suku bunga Bank Indonesia (BI) pada Rabu (19/8). Keputusan tersebut datang di tengah kebutuhan menjaga kinerja rupiah sekaligus memastikan kebijakan moneter tidak semakin menekan momentum pertumbuhan domestik.

Bloomberg Economics memperkirakan BI akan kembali mempertahankan suku bunga di level 5,75%. Ini akan menjadi keputusan kebijakan moneter perdana BI di bawah kepemimpinan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. 

Ekonom Bloomberg Tamara Henderson menilai, BI saat ini tidak memiliki dorongan untuk mengubah suku bunga, setelah kenaikan kumulatif 100 basis poin (bps) sepanjang Mei-Juni. 

"Selain itu, inflasi berada dalam sasaran 1,5-3,5%, sementara rupiah secara umum stabil terhadap dolar AS dan bertahan dalam kisaran yang terbentuk sejak Juni," kata Henderson, dalam catatannya. 

Pergerakan rupiah, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN), serta arus modal asing diperkirakan akan sangat sensitif terhadap kombinasi yang dikirim dari sinyal The Fed, data ekonomi AS-China, dan keputusan BI. Pekan ini juga menjadi ujian apakah ruang kebijakan BI cukup untuk merespons tekanan eksternal tanpa mengorbankan pemulihan ekonomi.

Sebelum mengarah pada agenda ekonomi yang sibuk, hari ini aktivitas di pasar keuangan domestik libur sementara, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81. Pemerintah diagendakan akan menggelar upacara HUT RI di Halaman Istana Merdeka, Jakarta. 

Berikut agenda ekonomi sepekan yang dapat dicermati, dan berpotensi menggerakkan pasar dan aset keuangan di kawasan: 

Senin, 17 Agustus 2026

  • Indonesia: pasar keuangan libur dalam rangka HUT RI ke-81.
  • Pejabat dan pegawai pada Sekretariat Lembaga Negara, Kementerian/Lembaga, dan BUMN mengikuti upacara di kantor masing-masing pada 07.00 WIB.
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin peringatan HUT RI ke-81 sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Istana Merdeka.
  • Korea Selatan: pasar keuangan libur memperingati Hari Pembebasan.
  • Jepang: PDB, produksi industri, indeks industri tersier.
  • Malaysia: inflasi/CPI.
  • Filipina: remitansi dari pekerja di luar negeri.
  • Singapura: perdagangan.
  • Thailand: PDB.
  • AS: investasi lintas batas, indeks manufaktur Empire State.
  • China: penjualan ritel, harga properti, produksi industri, investasi aset tetap.
  • Selandia Baru: harga pangan.
  • Nigeria: inflasi/CPI.
  • Kanada: inflasi/CPI.
  • Kepala Ekonom ECB Philip Lane bergabung dalam panel mengenai peningkatan belanja pertahanan Eropa pada kongres tahunan European Economic Association di Dublin.
  • Thailand-US Trade & Investment Summit digelar di Bangkok.

Selasa, 18 Agustus 2026

  • Indonesia: data Utang Luar Negeri (ULN) edisi Juli.
  • AS: pembangunan rumah baru, produksi industri, indeks harga impor-ekspor, penjualan rumah yang masih dalam proses.
  • Inggris: pengangguran, rata-rata pendapatan mingguan.
  • Australia: tingkat kepercayaan konsumen Westpac.
  • Kanada: pembangunan perumahan baru.
  • Chile: PDB.
  • Kolombia: PDB.
  • Jerman: survei ekspektasi ZEW.
  • Kepala Ekonom ECB Philip Lane bergabung dalam panel mengenai kebijakan moneter pada kongres tahunan European Economic Association di Dublin.

Rabu, 19 Agustus 2026

  • Indonesia: keputusan suku bunga.
  • Jepang: pesanan mesin.
  • Selandia Baru: inflasi produsen/PPI.
  • Filipina: neraca pembayaran.
  • Menteri Luar Negeri China Wang Yi dilaporkan diperkirakan mengunjungi Korea Selatan untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat setempat. Kunjungan berlangsung hingga 20 Agustus.
  • Afrika Selatan: inflasi/CPI, penjualan ritel.
  • Inggris: inflasi/CPI, indeks harga rumah.
  • AS: risalah rapat FOMC, aplikasi hipotek.
  • Risalah rapat The Fed diperkirakan menunjukkan apakah seruan untuk kembali mengetatkan kebijakan moneter memperoleh dukungan lebih luas, serta bagaimana para pejabat menilai risiko inflasi.
  • Washington dijadwalkan memberlakukan tarif tambahan sebesar 50% terhadap sejumlah barang Kanada, dengan alasan perlakuan yang dianggap tidak adil terhadap produk alkohol, mobil, dan produk susu AS.
  • Australia: indeks harga upah.
  • Zona euro: inflasi/CPI.
  • Islandia: keputusan suku bunga.

Kamis, 20 Agustus 2026

  • AS: klaim pengangguran, Philadelphia Fed Business Outlook, indeks indikator ekonomi utama Conference Board.
  • Jepang: perdagangan, pembelian obligasi asing.
  • Malaysia: perdagangan.
  • Taiwan: pesanan ekspor.
  • Australia: tingkat pengangguran.
  • China: suku bunga acuan pinjaman/Loan Prime Rate (LPR).
  • Denmark: PDB.
  • Hong Kong: inflasi/CPI, tingkat pengangguran.
  • Meksiko: risalah rapat bank sentral.
  • Swedia: keputusan suku bunga.
  • Alibaba Group Holding dan Walmart merilis laporan kinerja.

Jumat, 21 Agustus 2026

  • Inggris: anggaran, penjualan ritel, PMI manufaktur S&P Global.
  • AS: PMI manufaktur S&P Global.
  • Korea Selatan: inflasi produsen/PPI.
  • India: PMI manufaktur HSBC.
  • Jepang: inflasi/CPI, PMI manufaktur S&P Global.
  • Zona euro: PMI manufaktur S&P Global, kepercayaan konsumen, ekspektasi inflasi ECB.
  • Prancis: PMI manufaktur S&P Global.
  • Jerman: PMI manufaktur S&P Global/BME.
  • Makau: PDB.
  • Selandia Baru: perdagangan.
  • Kanada: penjualan ritel.

(dsp/aji)

No more pages